Jumat, 19 Agustus 2011

No ♥, No Cry..

Menurut Ibnu Qayyim Al Jauziyah ada 10 jenis tangis, yaitu:
1) Menangis karena kasih sayang & kelembutan hati.
2) Menangis karena rasa takut.
3) Menangis karena cinta.
4) Menangis karena gembira.
5) Menangis karena menghadapi penderitaan.
6) Menangis karena terlalu sedih.
7) Menangis karena terasa hina dan lemah.
8) Menangis untuk mendapat belas kasihan orang.
9) Menangis karena mengikut-ikut orang menangis.
10) Menangis orang munafik, pura-pura menangis.

Tangisan dan air mata selalu identik dan seirama. Orang akan terkesan lucu jika menangis tanpa air mata. Tangisan dan air mata ibarat sebuah sebab akibat.
Cinta selalu identik dengan kelembutan hati setiap manusia. Takkan pernah bisa menangis seorang manusia yang hatinya senantiasa diliputi amarah, benci, dan dendam. Kelembutan hati akan membawa pada sebuah kondisi hati yang penuh empati serta mudah tersentuh.

Maka bertanyalah kepada orang-orang yang sedang jatuh cinta, mengapa mereka begitu mudah menitikkan air mata. Baik itu menitikkan air mata untuk sesuatu yang mereka cintai, karena sedang disakiti oleh yang mereka cintai, atau sekedar bentuk pengharapan yang ditujukan kepada yang mereka cintai.

Menangis, bisa jadi menjadi jalan terakhir yang ditempuh ketika badai kepahitan dan kesusahan yang teramat sedang melanda. Jika tak ada tempat sampah untuk menuangkan beban yang menyesakkan dada, menangis bisa jadi solusinya.

Menangislah, jika harus menangis. Jika dengan menangis akan terkuras semua beban yang menerpa hati dan perasaan.
Menangislah, jika dengan menangis kamu akan bahagia.
Manangis pulalah, jika dengan menangis akan mampu menikmati betapa manisnya petualangan hidup manusia menempuh cobaan dan ujian.

Menangislah...,
dan silahkan berkaca untuk siapa tangisanmu, apakah untuk seorang manusia yang takkan pernah kekal abadi rasa cintanya, untuk manusia yang tak jarang pula membuat kecewa, atau untuk suatu Dzat yang lebih kekal dan abadi?

Jika jawabanmu cinta dan tangisanmu untuk Dzat yang kekal abadi yang senantiasa mencurahkan Rahmat dan kasih sayangNya pada manusia, maka amat beruntunglah kamu.
Jika tangisan untuk dosa yang telah kamu lakukan dan berharap agar dosamu diampuni dan takut akan api neraka, amat beruntunglah kamu.

Rasulullah saw bersabda : "Tidaklah mata seseorang menitikkan air mata kecuali Allah akan mengharamkan tubuhnya dari api neraka. Dan apabila air matanya mengalir ke pipi maka wajahnya tidak akan terkotori oleh debu kehinaan, apabila seorang daripada suatu kaum menangis, maka kaum itu akan dirahmati. Tidaklah ada sesuatupun yang tak mempunyai kadar dan balasan kecuali air mata. Sesungguhnya air mata dapat memadamkan lautan api neraka."

0 komentar:

Posting Komentar